“Jagung” J(joint) A(and) G(get) UN(unlimited) G(goals)

Tahun 2019, tahun penuh harapan. Cita cita menyelenggarakan pendidikan yang smart dan bergengsi, dengan berbasis TEKNOLOGI INFORMASI, di era teknologi 4.0 yang serba digital.

Jagung sebagai komoditi andalan saat ini, masih menjadi kepercayaan petani. Waktu tanam yang relatif pendek, proses panen sampai menjadi uang sangat simpel.

Sebagai sekolah yang memiliki core Pertanian, memiliki paduan yang indah antara pertanian tanaman pangan dan agribisnis Ternak Ruminansia. Kami mengambil jagung sebagai komoditi yang pas. Hal ini karena budidayabtanaman jagung bisa dipanen pada beberapa pilihan, misalnya jagung janggel, untuk sayur, atau jagung rebus, langsung sinimmati, dan jagung dikeringkan untuk pakan ternak maupun bahan makanan olahan. Batang jagung dan limbah janggel memiliki kandungan nutrisi yang bagus untuk makanan ternak ruminansia seperti sapi, untuk program penggemukan. Sinergi ini direncanakan pola tanaamnya sehingga tak perlu menggunakan rumput dan daun lainnya yang semakin sulit didapatkan karena banyak yang memburunya.

Sebagai ilustrasi sederhana, lahan 70 are cukup untuk memberi pakan sapi sampai 10 ekor, dengan cara 1 hari panen jagung 1are, dari batang tanaman dapat pakan ternak, dari jagung dapat 10x10meter x 10 batang, jadi 1000 batang, ini potensi jadi uang Rp.1000.000 per hari, karena tiap hari tanam 10are, di area 70are. Bayangkan 30 hari akan bisa terkumpul 30juta, setara dengan BPP 100.000 dengan siswa 300 orang.

Kolaborasi dengan media jagung ini kami yakini bisa mensejahterakan keluarga Sekolah.

Masih dengan jagung, kita merintis Pengolahan Hasil Pertanian, dan Aagribisnis Ternak Unggas.

Jagung sebelum diolah menjadi tepung jagung untuk pakan ternak unggas, terlebih dahulu diperas dengan mesin sehingga menghasilkan minyak jagung yang bagus bagi kesehatan. Harga minyak jagung di pasaran mencapai 50.000 rupiah per liter. Kandungan minyak ada 4 sampai 5 persen. Jika diukur perliter diperoleh dari 20 Kg jagung. Dengan membuat pakan ayam sendiri bisa menghemat, harga pakan menjadi 3.500 per kg. Selama siklus ayam potong perlu 3kg pakan, yang 1 kg konsentrat pabrikan, yang 2 kg dengan pakan buatan sendiri. Keuntungan per ekor dari efisiensi sebesar 13.000 lho…

Selain ubtuk pakan, jagung bisa diolah menjadi makanan ringan, atau dibuat permen susu jagung, kalau di sumbawa permen susu sapi dan di taliwang ada permen susu kerbau.

Banyak hal yang bisa diraih dengan jagung, sehingga jagung ini kita maknai

Joint And Get UNlimited Goals Jagung!!!